Ammar Zoni Gelisah Jelang Vonis, Sulit Tidur hingga Minta Atensi Presiden

Ravie Wardhani
Ammar Zoni tak mampu menyembunyikan kegelisahannya menjelang sidang putusan kasus dugaan peredaran narkoba yang menjeratnya. (Foto: Dok)

"Saya berharap agar Bapak Menteri dan Bapak Presiden mungkin bisa menjadi atensi tersendiri untuk bisa memilah kalau saya bukan seorang napi dengan risiko tinggi (high risk)," ucapnya.

Ammar menyebut dirinya hanya seorang pecandu yang membutuhkan pengobatan, bukan bagian dari jaringan besar narkoba. Dia berharap bisa menjalani hukuman di Jakarta agar tetap dekat dengan keluarga dan anak-anaknya.

"Saya berharap tetap dekat di Jakarta menjalani sisa hukuman saya. Dan mudah-mudahan hasilnya serendah-rendahnya agar saya bisa segera pulang," katanya.

Keinginan tersebut turut dibenarkan kuasa hukumnya, Jon Mathias. Dia menilai tuntutan 12 tahun penjara tidak sebanding dengan kondisi kliennya yang disebut mengalami ketergantungan.

"Harapan kita pasti ya bebas. Ammar kan mengakui penyalahgunaan, berarti ya mohon direhabilitasi. Dia terbukti adiksi, ketergantungan, jadi harus diobati," ujar Jon.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

4 Kasus Penyelundupan Narkoba ke Lapas Jakarta-Rutan Salemba Digagalkan, Ini Modusnya

57 tahun lalu

Satgas Pamtas Gagalkan Penyelundupan Narkoba di Perbatasan RI-Malaysia, Sita 21 Kg Sabu

57 tahun lalu

Unik! Polisi Peru Nyamar Jadi Maskot Piala Dunia 2026 saat Tangkap Pengedar Narkoba

57 tahun lalu

Viral Fortuner Dikepung Massa di Ciledug, Ternyata Pelaku Narkoba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal