Alasan Sepele, Pelaku Pelemparan Batu ke Gereja di Samarinda Tak Terkait Teroris

Puteranegara Batubara
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan menyebut pelemparan batu ke Gereja di Samarinda belum bisa dikaitkan dengan terorisme, Jumat (9/7/2021) (Foto: Puteranegara).

"Berdasarkan profiling, yang bersangkutan tidak (terkait terorisme). Sehingga kalau kasusnya nanti tidak ada delik, kasus-kasus yang berbau teroris maka dilakukan penyidikan tindak pidana biasa," ujar Ramadhan. 

Dalam hal ini, kata Ramadhan, keterlibatan Densus dalam menangani perkara tersebut dikarenakan objek yang dilempar oleh pelaku merupakan tempat ibadah gereja. 

Densus mendalami terkait motif-motif lain di luar pidana umum yang mungkin dapat terjadi dalam perkara tersebut. 
 
"Maksudnya tersangka pelemparan jelas. pelemparan berarti pengrusakan. Gaungnya ini adalah karena yang dilempar ini adalah tempat ibadah, sehingga densus bergerak cepat. Ini ada modus-modus lain tidak, gitu," papar Ramadhan. 

Diketahui, peristiwa pelemparan batu ke Gereja Sidang Jemaat Kristus di Samarinda, Kalimantan Timur terjadi pada Kamis 8 Juli 2021. Pelaku disebut sakit hati karena tidak diberi listrik.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Peran Bripka Dedy Wiratama Sniper Kampung Narkoba Samarinda, Awasi Konsumen Mencurigakan

57 tahun lalu

Polda Kaltim Pecat Bripka Dedy, Sniper yang Lindungi Kampung Narkoba Samarinda

57 tahun lalu

Bareskrim Tangkap Bripka Dedy, Sniper yang Pantau Aparat di Kampung Narkoba Samarinda

57 tahun lalu

Bak Film Kartel! Kampung Narkoba Samarinda Punya Sniper untuk Awasi Pendatang

57 tahun lalu

Penampakan 11 Tersangka Sindikat Narkoba Gang Langgar Samarinda, Ditembak di Kaki

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal