Selain itu, apresiasi juga disampaikan kepada Ketua Dewan Pembina ASFA Foundation Haji Isam. Al-Azhar menilai kontribusi Haji Isam sangat besar melalui bantuan berkelanjutan bagi mahasiswa internasional, termasuk para pelajar Indonesia.
“Kami mendoakan agar Allah senantiasa menjaga beliau (Haji Isam), serta memberikan kemudahan dan taufik dalam segala usahanya. Dukungan beliau terhadap program kolaborasi ASFA dan Al-Azhar sangat dirasakan manfaatnya,” ujar Syaikh Ad-Duwaini.
Kerja sama erat antara Al-Azhar dan ASFA Foundation juga disebut tidak terlepas dari peran almarhum Komjen (Purn) Syafruddin Kambo sebagai inisiator utama. Dalam tiga tahun terakhir, fondasi kolaborasi yang dirintis berkembang melalui berbagai program strategis, mulai dari beasiswa, pelatihan, seminar, hingga riset kolaboratif.
Sinergi tersebut mencapai puncaknya dengan penyelenggaraan wisuda internasional selama dua tahun berturut-turut pada November 2024 dan November 2025. Al-Azhar bersama ASFA Foundation menggelar wisuda akbar yang diikuti lebih dari 1.900 wisudawan dari 46 negara.
Kepada para kader ulama dan pimpinan pesantren, Syaikh Ad-Duwaini menyebut pentingnya penguasaan ilmu yang komprehensif agar mampu menjawab tantangan zaman.