Aktivitas Gunung Slamet Meningkat, Badan Geologi Larang Pendakian

Binti Mufarida
Badan Geologi larang pendakian di Gunung Slamet. (IG @slametmountain)

“Gempa-gempa berfrekuensi rendah ini terekam secara teratur dengan amplitudo dan durasi yang relatif seragam, berasosiasi dengan adanya peningkatan aktivitas gas magmatik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Lana pun membeberkan bahwa hasil pengamatan dan analisis data-data pemantauan masih menunjukkan adanya peningkatan tekanan di bawah tubuh Gunung Slamet, yang memicu munculnya gempa-gempa dangkal, yang meningkatkan kemungkinan terjadinya erupsi.

Meski begitu, Lana memastikan bahwa hingga tanggal 29 Maret 2026 tingkat aktivitas Gunung Slamet masih ditetapkan pada Level II (Waspada), dengan rekomendasi masyarakat dan pengunjung maupun wisatawan tidak berada atau beraktivitas dalam radius 2 km dari kawah puncak Gunung Slamet.

“Menyikapi peningkatan aktivitas Gunung Slamet dan potensi erupsi, agar radius rekomendasi bahaya 2 km dari puncak Gunung Slamet tidak ada aktivitas wisatawan atau pendakian. Karena erupsi dapat terjadi sewaktu-waktu, utamanya untuk mencegah adanya korban apabila terjadi erupsi,” pungkasnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Seleb
29 hari lalu

Di Balik Misteri Pamali, Pesan Leluhur yang Terlupakan

Nasional
3 bulan lalu

Larang Pesta Kembang Api, Polri Turunkan 312.000 Personel Kawal Malam Pergantian Tahun Baru

Nasional
3 bulan lalu

TNI Buka Suara soal Heboh Larangan Bendera Bulan Bintang Dikibarkan di Aceh

Megapolitan
3 bulan lalu

Atribut Parpol Dilarang di Sejumlah Ruas Jalan Jakarta, Ini Lokasinya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal