Pada 7 Agustus 2021 atau selang tiga hari sejak kejadian pertama, pelaku curanmor yang sama datang lagi. Tetapi kali ini mereka membawa lebih banyak temannya, hingga berjumlah empat orang dengan dua motor berboncengan.
"Emang udah feeling bakalan dateng lagi, tapi gak nyangka cuma jarak tiga hari dia dateng lagi. Beberapa tahun lalu pernah hilang motor gede sekitar jam 9-10 malem. Sekitar sini sudah incaran, sudah banyak kejadian," tuturnya.
Saat kejadian yang kedua ini, kawanan pelaku berhasil mencongkel gembok dan masuk ke pekarangan dan membawa motor. Tetapi penghuni kontrakan terbangun meneriaki mereka maling dan kawanan pelaku lari tunggang langgang.
"Vario-nya keyless gak bisa di utak atik. Jadi dia ngambil Beat Street. Sudah mundur dua meter dari tempat parkir, yang punya sadar karena dengar suara standar turun, langsung buka pintu teriak maling. Motor akhirnya dilepas," tuturnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren Iptu Rony Setiawan mengatakan, akan melakukan pengecekan ke lokasi terkait aksi curanmor tersebut. "Dicek," katanya singkat.