Akademisi Sebut Film Dirty Vote Upaya Selamatkan Demokrasi dari Kecurangan

Carlos Roy Fajarta
Akademisi mengatakan film Dirty Vote merupakan upaya untuk menyelamatkan demokrasi dari kecurangan. (Foto: PSHK Indonesia/YouTube)

"Sampai tiga pakar di laporkan ke polisi, bahkan ada banned shadow kata kunci Dirty Vote sehingga sulit ditemukan," ujar Wijayanto.

Belum lagi, lanjutnya, para buzzer hingga influencer yang terlibat dalam cyber troops propaganda pemerintah membuat opini publik di media sosial.

"Kalau kita lihat literatur demokrasi, Indonesia putar balik ke arah otoriter. Untuk itu warga negara punya power dalam pemilu untuk menghukum mereka yang berkuasa namun ingin mematikan demokrasi," tuturnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
14 hari lalu

Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar Orang, Transisi Pemerintahan Tetap Damai

26 hari lalu

Ajak Publik Pilih Logo HUT ke-81 RI, Mensesneg: Cerminkan Semangat Demokrasi

1 bulan lalu

Qodari soal Diskusi di UGM Kisruh: Demokrasi Bisa Terjadi Kalau Ada Dialog

1 bulan lalu

Wamentan Sudaryono Bantah Kabur saat Diskusi di UGM, Tegaskan Siap Dialog dengan Siapa pun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal