Akademisi Sebut Film Dirty Vote Upaya Selamatkan Demokrasi dari Kecurangan

Carlos Roy Fajarta
Akademisi mengatakan film Dirty Vote merupakan upaya untuk menyelamatkan demokrasi dari kecurangan. (Foto: PSHK Indonesia/YouTube)

"Sampai tiga pakar di laporkan ke polisi, bahkan ada banned shadow kata kunci Dirty Vote sehingga sulit ditemukan," ujar Wijayanto.

Belum lagi, lanjutnya, para buzzer hingga influencer yang terlibat dalam cyber troops propaganda pemerintah membuat opini publik di media sosial.

"Kalau kita lihat literatur demokrasi, Indonesia putar balik ke arah otoriter. Untuk itu warga negara punya power dalam pemilu untuk menghukum mereka yang berkuasa namun ingin mematikan demokrasi," tuturnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Dihapus, Soroti 17 Juta Suara Pemilu 2024 Terbuang

Nasional
20 hari lalu

Tak Ada Ampun! Peserta UTBK Curang Langsung Diblacklist dan Diproses Hukum

Megapolitan
28 hari lalu

Partai Perindo Jakarta Audiensi dengan KPU DKI, Dorong Pendidikan Politik dan Representasi Bermakna

Buletin
1 bulan lalu

Prabowo Buka Suara Ramai Isu Penggulingan Presiden: Ada Aturannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal