Ajukan Kasasi atas Vonis Bebas Sofyan Basir, Ini Dua Hal yang Disorot KPK

Aditya Pratama
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (Foto: iNews.id/Ilma de Sabrini)

Febri menyebut, atas dasar itulah pihak KPK menduga Eni mencari dana untuk partai dan mempercepat proyek PLTU Riau-1.
Mengenai keterangan Sofyan Basir yang pernah disampaikan pada proses perkara dengan tersangka Eni Saragih meskipun telah dicabut, KPK tetap harus melihat lebih lanjut alasan pencabutan itu.

"JPU (Jaksa Penuntut Umum) mengaku bertanya pada proses persidangan apakah ada tekanan dari penyelidikan, penyidik saat pemberian keterangan tersebut, ternyata tidak ada tekanan," ucap Febri.

"Ini harusnya bisa diabaikan pencabutannya apalagi bukti-bukti tersebut juga berkesesuaian dengan keterangan yang disampaikan Eni di persidangan ketika ia bertemu dengan Sofyan Basir dan menyampaikan apa keinginannya untuk mengurus percepatan ini," tuturnya.

Febri menambahkan, yang kedua, fakta Sofyan Basir, Basir sebagai Direktur Utama PLN pada saat itu, menandatangani proyek PLTU Riau-1, sebelum direksi lain menyetujui, menunjukkan ada prosedur-prosedur yang dilewati. Fakta itu, mengonfirmasi tujuan Eni tercapai, yakni pihak pemberi dan penerima suap tercapai agar proses PLTU Riau-1 itu bisa lebih cepat dilakukan.

"Jadi, secara pokok ada dua hal yang sangat fundamental tersebut nantinya akan menguraikan secara lebih lengkap nanti bukti keterangan saksinya bagaimana, bukti surat yang bagaimana dan termasuk juga bukti-bukti lain, bukti-bukti elektronik yang mendukung argumentasi KPK," ujarnya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Desak Dewas Periksa Pimpinan KPK

Nasional
8 jam lalu

Komisi III DPR Wanti-Wanti KPK soal Yaqut Jadi Tahanan Rumah: Jangan Sampai Kabur!

Nasional
11 jam lalu

Bukan Sakit, Ternyata Ini Alasan KPK Ubah Status Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Nasional
11 jam lalu

Mantan Menag Yaqut Tiba-Tiba Jadi Tahanan Rumah, Eks Penyidik KPK: Sangat Janggal!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal