“Indonesia set the tone, Indonesia menentukan dalam perubahan politik global ke depan. Dan ini mendapat apresiasi dari berbagai negara. Ini luar biasa,” kata Airlangga.
Airlangga juga menyampaikan jika Pemilu 2024 ke depan penting bagi Golkar. Menurut Airlangga terdapat benang merah dan garis besar antara KTT ASEAN, G20 dan APEC dan Pemilu 2024 nanti. “Garis besarnya adalah kebersamaan atau togetherness, nah togetherness inilah yang membangun adalah kepemimpinan Indonesia,” kata Airlangga.
Airlangga pun menyatakan jika Pemilu 2024 pun sama. Pemilu, menurut Airlangga, bukan tujuan akhir, karena tujuan akhir Golkar adalah rakyat sejahtera. Ia mengingatkan bahwa tidak ada satu pun parpol di Indonesia bisa menang pemilu sendiri.
“Siapa pun yang menang, masih minoritas, karena hari ini tidak ada parpol yang bisa menang 50 persen. Oleh karena itu Golkar sejak awal membentuk koalisi dalam sebuah kebersamaan, agar bisa menang pemilu dan menang di pemerintahan,” ungkap Airlangga.
Dari pengalaman perjalanan parpol selama ini Airlangga menggambarkan ada banyak pelajaran yang bisa dipetik yakni betapa pentingnya membentuk koalisi partai politik dan kebersamaan.