Airlangga Hartarto : Pembukaan Aktivitas Berjenjang Harus Disertai Protokol Kesehatan Ketat

Felldy Aslya Utama
Ketua KCPEN yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto Kemenko Perekonomian).

Apalagi vaksinasi nasional saat ini memang sudah 30 persen untuk suntikan dosis kedua. Meski  secara keseluruhan vaksinasi di Indonesia sendiri sudah mencapai 100 juta orang, dan dosis pertama sudah mencapai 70 juta lebih. 

“Untuk itu prokes harus tetap dijaga karena  salah satu cara memotong mata rantai itu dengan menjalankan prokes. Kita sekarang juga menggunakan tools digital yakni aplikasi Peduli Lindungi, terutama di Jawa dan Bali yang tingkat vaksinasinya lebih tinggi dibanding wilayah luar Jawa,” ucap Airlangga. 

Airlangga juga menyatakan jika saat ini pembatasan di Indonesia belum dilepas. Indonesia yang merupakan negara kepulauan, maka saat traveling antar pula juga mempersyaratkan PCR test dengan ketat. Bahkan untuk penerbangan juga dipersyaratkan vaksinasi.

Untuk perjalanan internasional, Airlangga menekankan Indonesia masih sangat membatasi atau menutup.

Untuk sekolah yang dibuka adalah untuk wilayat PPKM level 3 ke bawah. Untuk PPKM Level 4 masih belum diperbolehkan untuk dibuka dan masih secara daring.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

57 tahun lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal