AHY Tak Rela Demokrat Direbut Moeldoko, Kisruh KLB Diprediksi Berlanjut ke Pengadilan

Arie Dwi Satrio
Kepala Staf Kantor Presiden (KSP), Moeldoko di arena Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat, Deli Serdang, Sumatera Utara. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Kisruh di internal Partai Demokrat diprediksi berlanjut hingga ke pengadilan. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) diyakini tidak rela partai yang didirikan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu direbut Moeldoko.

Sementara kubu Moeldoko dinilai akan terus mempertahankan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Deliserdang, Sumatera Utara. Dalam KLB tersebut menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum.

"Kalau belajar pengalaman dari partai-partai lain yang mengalami dualisme kepengurusan, akan berproses di pengadilan, mulai dari tingkat yang paling rendah hingga tinggi, dalam hal ini adalah MA," ujar Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari di Jakarta, Minggu (7/3/2021).

Dia meyakini, perebutan Demokrat akan terus berlanjut hingga keluarnya keputusan dari pengadilan. Merujuk dari pengalaman partai lain yang pernah mengalami dualisme, kata dia proses penyelesaian kisruh internal Demokrat ini akan memakan waktu yang cukup lama hingga setahun. 

"Jadi nanti kalau sudah keluar keputusan dari MA baru akan disahkan oleh departemen kehakiman. Selanjutnya, atas dasar departemen kehakiman itu, akan berproses di KPU," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Yenny Wahid Terpilih sebagai Ketua Umum KOWANI lewat Kongres Luar Biasa

57 tahun lalu

Demokrat Jakarta Tindak Lanjuti Instruksi AHY, Salurkan 2.000 Paket Daging Kurban

57 tahun lalu

Partai Demokrat Kurbankan 63 Ekor Sapi, Ada Milik SBY hingga AHY

57 tahun lalu

Partai Demokrat AS Tak Percaya Konflik Iran Sudah Selesai: Kita Diseret ke Perang Panjang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal