Ahli Desak Pemerintah Sterilkan Transportasi Publik dari Tikus demi Cegah Hantavirus

Niko Prayoga
Ahli Epidemiologi Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono. (Foto: Niko Prayoga)

Karena itu, ia meminta pemerintah benar-benar memastikan tidak ada vektor penyakit di berbagai moda transportasi publik.

"Indonesia harus siap mengantisipasi agar semua transportasi publik, terutama yang jarak jauh, benar-benar dijamin tidak ada vektor yang bisa memungkinkan penularan," jelasnya.

Hantavirus merupakan virus yang dibawa tikus dan dapat menyebabkan gangguan paru-paru maupun ginjal dengan fatalitas cukup tinggi.
Virus ini umumnya menular melalui urine, air liur, atau kotoran tikus yang terhirup manusia.

Pandu juga mengingatkan ancaman penyakit dari hewan tidak boleh dianggap sepele karena berpotensi memicu wabah besar di masa depan. Ia mencontohkan Covid-19 yang diduga berasal dari hewan serta flu burung yang juga termasuk zoonosis.

"Jangan hanya memikirkan kesehatan manusia, tapi melupakan kesehatan pada hewan," pungkasnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Kronologi Lengkap Outbreak Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius, Salah Tikus?

Health
4 hari lalu

Mungkinkah Hantavirus Jadi Pandemi Baru? Ini Jawaban Ahli Epidemiologi

Nasional
4 hari lalu

Cegah Hantavirus Masuk Indonesia, Kemenkes Gercep Perkuat Skrining!

Internasional
39 menit lalu

Hantavirus Makin Menyebar, Kini Terdeteksi di Amerika Serikat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal