JAKARTA, iNews.id - Ahli Epidemiologi Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono mendesak pemerintah meningkatkan pengawasan terhadap transportasi publik guna mencegah masuk dan menyebarnya Hantavirus di Indonesia.
Menurut Pandu, salah satu langkah penting yang harus dilakukan yakni memastikan seluruh fasilitas transportasi bebas dari tikus dan hewan pembawa penyakit lainnya.
"Kita pasti punya usaha untuk mengamankan semua tempat-tempat publik, terutama transportasi, supaya jangan ada hewan-hewan," kata Pandu saat ditemui di Kantor Kementerian Kesehatan, Kamis (7/5/2026).
Ia menyoroti outbreak Hantavirus di kapal pesiar MV Hondius sebagai contoh nyata bagaimana hewan pengerat dapat memicu penyebaran penyakit berbahaya di ruang tertutup.
"Di rumah aja kita takut kalau ada tikus, apalagi di kapal," ujarnya.
Pandu menjelaskan, kapal pesiar dan transportasi jarak jauh memiliki risiko lebih tinggi karena penumpang berada dalam satu lingkungan tertutup selama berhari-hari.