Absen dari Panggilan KPK, Mantan KSAU di Luar Negeri

Richard Andika Sasamu
Helikopter Agusta Westland (AW) 101 produksi Inggris dan Italia. (Foto: Sindonews)

Pahrozi mengaku telah menyambangi rumah jenderal bintang tiga TNI Angkatan Udara (AU) itu untuk memastikan keberadaannya. Informasi yang didapat menyebutkan Agus sedang tidak berada di Indonesia. Meski demikian, dirinya berjanji akan berkomunikasi dengan kliennya terkait pemeriksaan penyidik KPK setelah pulang dari ibadah umrah.

"Kalau kita lihat visa beliau itu 30 hari, hari ini tanggal 15. Berarti 30 hari itu kan
tanggal 20 Desember. Saya lupa pastinya berangkat tanggal berapa, tapi saya perhatikan paspornya," kata Pahrozi.

Dalam kasus ini, PT Diratama Jaya Mandiri diduga telah melakukan kontrak langsung dengan produsen
Helikopter AW-101 senilai Rp514 miliar. Namun, pada Februari 2016 setelah meneken kontrak dengan TNI AU, PT Diratama Jaya Mandiri menaikkan nilai jualnya menjadi Rp738 miliar. Saat perjanjian kontrak itu berjalan, Agus masih menjabat sebagai KSAU.

Selain dari KPK, Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI sudah menetapkan Wakil Gubernur Akademi Angkatan Udara Marsekal Pertama Fachri Adamy sebagai tersangka dengan kapasitasnya sebagai pejabat pembuat komitmen atau Kepala Staf Pengadaan TNI AU 2016-2017.

Tersangka lainnya ialah Letnan Kolonel TNI AU (Adm) berinisial WW selaku Pejabat Pemegang Kas,
Pembantu Letnan Dua berinsial SS selaku staf Pekas, Kolonel FTS selaku Kepala Unit Layanan Pengadaan
dan Marsekal Muda TNI SB selaku Asisten Perencana Kepala Staf Angkatan Udara.

Editor : Achmad Syukron Fadillah
Artikel Terkait
8 jam lalu

KPK Terbitkan 2 Sprindik Baru Kasus Suap Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

9 jam lalu

KPK Ungkap Bupati Lombok Barat Sembunyikan Uang Rp2,25 Miliar di Rumah Sakit, Modusnya Beli Saham

10 jam lalu

KPK Ungkap Modus Korupsi Bupati Lombok Barat, Atur Proyek hingga Terima Suap

11 jam lalu

Dody Hanggodo Sebut Masalah Internal Kementerian PU Sangat Serius, 6 Pejabat Terseret Kasus Korupsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal