4. Emosi Disebut Sok Jagoan di Kampung Orang, Pria Ini Duel Maut dengan Warga
Pria berinisial AS terlibat duel maut dengan wrga Desa Kuala Lala, Kecamatan Sungai Lala, Kabupaten Inhu, Riau bernama Jais, 52. Motifnya adalah pelaku emosi karena disebut sok jagoan di kampung orang. Diketahui, AS adalah pendatang dari Kota Binjai, Sumatera Utara, Setelah sempat menjadi buron, akhirnya AS berhasil ditangkap.
Berdasar keterangan saksi dan terdakwa, kejadian pembunuhan terjadi pada 18 Juli 2022. Ketika itu, korban berangkat dari rumah untuk kerja. Namun, ternyata ia tidak langsung kerja, tetapi menemui tersangka di Desa Morong Dusun IV RT 007 Kecamatan Sungai Lala. Saat itu tersangka sedang berada di rumah. Dari situlah awal terjadi keributan. Korban menghardik AS jangan sok jagoan dengan suara lantang. Ia menegaskan AS hanya perantau di wilayahnya. AS pun mengatakan ia menangkap seorang maling karena tugasnya bukan semata-mata ingin dianggap jagoan.
Adu mulut pun terjadi. Korban mengeluarkan parang yang dibawa serta menyerang korban. Pelaku pun menghindar dari bacokan tersebut. Pelaku menarik parang yang tertancap di pinggang korban dengan tujuan menusuk lagi. Namun, korban melakukan perlawanan hingga akhirnya terjadi kembali duel. Korban masih melakukan perlawanan dan pelaku kembali menusukkan parah ke kening bagian tengah korban, pada saat itu pun korban tewas.
Setelah korban tewas, AS membawa jenazah korban dan membuangnya di kolam yng tidak jauh dari pondok. Sementara motor korban disembunyikan guna menghilangkan jejak. Kasus ini mulai terungkap pada 20 Juli 2022 usai warga menemukan mayat korban di kolam.
5. Vaksinasi Dosis Keempat Segera Dimulai
Pemerintah pusat segera melakukan vaksinasi dosis keempat atau booster kedua dalam waktu dekat. Hal tersebut diungkapkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi dalam kunjungan di Palembang, Rabu (27/7/2022).
Budi Gunadi mengatakan vaksinasi dosis keempat memang harus dilakukan karena vaksinasi yang diperuntukkan memberi kekebalan kepada masyarakat akan berkurang manfaatnya setelah enam bulan. Menurut Budi, vaksin dosis keempat ini diutamakan untuk tenaga kesehatan dahulu. Ia pun mengatakan, pemerintah pusat sudah siap untuk vaksinasi dosis keempat ini.