18. Hidup adalah seperti mengarungi lautan yang luas, di mana kita siap menghadapi ombak dan gelombang kapan saja. Kemudian, kita kembali ke sungai seperti salmon yang bertelur. Kembali ke pangkuan Yang Maha Kuasa dengan segala suka dan duka, dalam naik turunnya pahala dan dosa.
19. Nasib manusia tak berbeda dengan roda pedati, suatu saat akan jatuh, merasakan kesakitan dan penderitaan, pada saat lain akan tertawa dan bahagia.
20. Mencari seseorang yang memiliki kejujuran dalam kepribadiannya kini seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami.
21. Masa kecil yang dihabiskan untuk menuntut ilmu seperti mengukir aksara di atas batu.
22. Hidup diibaratkan sebagai roda yang terus berputar. Ada saat kita berada di bawah dan ada saat kita berada di atas.