2. Peluang Gabungan Dua Kejadian Saling Lepas
Peluang ini dipahami dengan mengenal salah satu kejadian penerapannya. Misalnya, jika sebuah dadu dilempar, apakah kemungkinan dadu bermata 4 dapat berbarengan dengan dadu bermata 5? Mata dadu 5 tidak dapat berbarengan dengan mata dadu 4, begitu sebaliknya. Peristiwa tersebut dikatakan sebagai kejadian yang saling lepas.
Melalui gambar di atas, maka dua kejadian saling lepas dapat ditulis
A∩B = ∅ atau n(A∩B) = 0
Untuk dapat menghitung soal peluang ini, berikut rumusnya
P (A∪B) = n (A∪B) / n (S)
P (A∪B) = n (A) + n (B) - n (A∩B) / n (S)
P (A∪B) = P (A) + P (B) - P (A∩B)
Secara umum, dapat ditulis
P (A∪B) = P (A) + P (B)
3. Peluang Dua Kejadian Saling Bebas
Peluang dua kejadian saling bebas jika terdapat kejadian pertama dan tidak memengaruhi munculnya peluang kedua. Misalnya pada pelemparan dua dadu, peluang munculnya mata dadu 5 tidak mempengaruhi munculnya mata dadu 2.
Untuk dapat menghitung peluang dua kejadian saling bebas, perhatikan rumus berikut ini:
P (A∩B) = P (A) × P (B)
4. Peluang Dua Kejadian Bersyarat
Jika peluang dua kejadian bebas peluang kejadian pertama tidak mempengaruhi peluang kejadian kedua. Maka, peluang bersyarat berkebalikan dengan demikian, karena peluang kejadian pertama dapat mempengaruhi peluang kejadian kedua.