3 Prajurit TNI Terluka Imbas Serangan Israel ke Markas UNIFIL, Begini Kondisinya

Danandaya Arya Putra
Tiga prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan penjaga perdamaian PBB terluka imbas serangan militer Israel ke markas UNIFIL di Lebanon, Minggu (29/3/2026). (Foto: AP)

"Keselamatan dan keamanan penjaga perdamaian PBB harus sepenuhnya dihormati setiap saat, sesuai dengan hukum internasional. Segala bentuk tindakan yang membahayakan penjaga perdamaian tidak dapat diterima dan merusak upaya bersama dalam menjaga perdamaian dan stabilitas," kata Kemlu.

Pemerintah Indonesia mengecam tindakan Israel dan menyerukan kepada semua pihak untuk menghormati kedaulatan dan keutuhan wilayah Lebanon. Juga mendesak agar segera menghentikan serangan terhadap penduduk sipil dan infrastruktur, serta kembali ke jalur dialog dan diplomasi guna mencegah eskalasi lebih lanjut dan mendorong perdamaian.

"Indonesia tetap menjalin koordinasi erat dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan otoritas terkait, serta akan terus memantau perkembangan situasi secara saksama," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prajurit TNI Gugur akibat Serangan Israel ke Markas UNIFIL, Indonesia Desak Penyelidikan

57 tahun lalu

Breaking News: 1 Prajurit TNI Gugur usai Serangan Israel ke Markas UNIFIL

57 tahun lalu

Militer Israel Bombardir Markas UNIFIL TNI, Sejumlah Personel Luka

57 tahun lalu

Tank Merkava Israel Tembak Posisi Pasukan Penjaga Perdamaian UNIFIL di Lebanon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal