"Kita lakukan dalam beberapa batch karena menunggu kesiapan dari sisi regulasi dan lingkungan. Setelah itu baru kami bisa mulai proses tendernya," ujarnya.
Lebih lanjut, Rosan menyampaikan bahwa ada tujuh daerah yang telah mendapatkan persetujuan atau green light dari Menko Pangan dan KLHK untuk menjadi lokasi prioritas pembangunan fasilitas Waste to Energy.
Adapun ketujuh wilayah yang rencananya akan masuk dalam tahapan lelang di antaranya Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kota Semarang, Bogor Raya, Tangerang Raya, Bekasi Raya, dan Medan Raya.