Contoh Sanggahan:
"Saya meminta maaf atas kelalaian saya karena tidak membaca secara teliti poin per poin, tetapi saya harap bapak/ibu verifikator tetap meluluskan berkas ini karena berkas yang saya unggah ini sudah didukung dengan berkas-berkas yang lainnya dan kesalahannya hanya terletak di satu titik poin ini saja. Terima kasih sebelumnya, besar harapan saya agar berkas ini dapat diterima."
Kalimat: “Tidak mengunggah surat pernyataan”
Contoh Sanggahan:
“Terima kasih bapak/ibu verifikator yang telah memverifikasi berkas saya. Maaf sebelumnya kemarin ketika saya mengunggah file, saya tidak menemukan kolom untuk mengunggah surat pernyataan dan ketika saya baca surat pengumuman resmi penerimaan PPPK di Instansi yang bapak/ibu buka saya juga tidak membaca adanya perintah untuk mengunggah surat pernyataan. Terima kasih, saya mohon kiranya bapak/ibu tetap meloloskan berkas administrasi saya.”
Kalimat: “Surat lamaran dan surat pernyataan buram dan tidak terbaca.”
Contoh Sanggahan:
“Terima kasih tim verifikator, mohon maaf sebelumnya kemarin setelah saya unggah dokumen saya dan saya cek kembali berkas saya sudah sesuai dengan versi yang diminta yakni PDF dengan kapasitas yang telah sesuai dengan ketentuan. Kemudian saya cek ulang dokumen yang telah saya unggah tersebut dan hasilnya sudah terlihat sangat jelas tanpa buram.”
Kalimat: “Surat lamaran dan surat pernyataan yang diunggah berwarna hitam putih atau fotocopy-an.”
Contoh Sanggahan: