JAKARTA, iNews.id - Dua personel TNI diduga terlibat dalam kasus dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) subsidi di wilayah Jawa Barat (Jabar) dan Jawa Tengah (Jateng) pada tahun 2025.
Wakil Komandan Puspom TNI, Marsma Bambang Suseno mengatakan, saat ini pihaknya masih mendalami keterlibatan dua personel TNI di kasus tersebut.
"Tahun 2025 itu diduga ada dua personel yang terlibat terkait dengan penyalahgunaan BBM. Ini masih dalam proses penyidikan di Pomdam wilayah," ucap Bambang dalam konferensi pers pengungkapan dugaan penyalahgunaan BBM dan Elpiji bersubsidi yang diungkap Polri dikutip, Rabu (8/4/2026).
Bambang menegaskan, TNI tidak akan memberikan ruang bagi prajurit yang terlibat penyalahgunaan BBM atau LPG subsidi. Dia memastikan, proses hukum akan berjalan transparan sesuai dengan lokasi kejadian (locus).
"TNI tidak akan mentolerir, akan menindak tegas apabila ada terduga pelaku atau beking oknum TNI. Karena, ini sudah menjadi komitmen dari pimpinan bahwa ini akan ditindak tegas," tuturnya.
Bambang menuturkan, Puspom TNI juga membuka pintu bagi masyarakat yang memiliki informasi mengenai keterlibatan oknum TNI lainnya.
"Kami membuka kesempatan untuk pengaduan bagi rekan-rekan yang mengetahui, silakan, dilaporkan langsung ke Puspom TNI ataupun kepada Pomdam wilayah," ujarnya.