2 ABK WNI Lompat ke Laut karena Tak Tahan Disiksa, Bareskrim Tangkap Agen Penyalur

Irfan Ma'ruf
Ilustrasi perdagangan orang. (Foto: Istimewa)

Reynalfi telah bekerja dikapal tersebut selama tujuh bulan sementara Andri lima bulan. Sejak keduanya bekerja di kapal tersebut mereka tidak dibolehkan turun ke darat. Saat ini pelaku masih diperiksa oleh Satgas TPPO Bareskrim Polri.

“Pelaku diduga melakukan tindak pidana perdagangan orang dengan cara melakukan perekrutan dan pengiriman warga negara Indonesia (WNI) dengan iming-iming gaji yang besar serta dieksploitasi untuk melakukan pekerjaan kasar,” ujar Ferdy.

Sebelumnya, kedua ABK tersebut kabur saat mengintip alat navigasi yang menunjukkan posisi kapal berada di Selat Malaka mendekati Singapura. ABK asal Indonesia lainnya membantu melarikan diri dengan mengawasi mandor. Raynalfi melompat ke laut dengan rompi apung sementara Andri dengan menggunakan ban pelampung.

Mereka melompat dalam keadaan gerimis dan ombak tinggi. Saat ditemukan keduanya dalam keadaan berpelukan dan pingsan.

"Sebenarnya kami mengajak orang Indonesia yang lain tetapi mereka takut mati. Kalau sudah tidak tahan lebih baik mati loncat ke laut daripada terus menerus dipaksa bekerja di kapal itu," kata Andri.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Detik-Detik Israel Bajak Kapal Kemanusiaan, 5 WNI Termasuk Jurnalis Indonesia Ditahan

57 tahun lalu

4 WNI Disandera Perompak Somalia, Pemerintah RI Bergerak Upayakan Penyelamatan

57 tahun lalu

Kasus Paspor Bikin Dean James Tertekan: Saya Matikan Ponsel agar Tak Gila!

57 tahun lalu

Sempat Dilarang Main, Tim Geypens Kembali ke FC Emmen usai Kantongi Izin Kerja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal