Peserta karnaval juga bisa berperan dengan menirukan gaya dan sikap para pahlawan tersebut, sehingga penonton dapat merasakan semangat perjuangan yang pernah ada di masa lalu.
Keanekaragaman Budaya Nusantara
Menampilkan berbagai tarian, pakaian adat, dan musik tradisional dari Sabang sampai Merauke untuk merayakan kekayaan budaya Indonesia.
Dalam perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, tema "Karnaval Kuliner Tradisional" menjadi salah satu ide karnaval yang menarik dan menggugah selera. Tema ini bertujuan untuk menghadirkan berbagai makanan khas dari seluruh Indonesia, sambil memperkenalkan kekayaan kuliner nusantara kepada masyarakat luas. Karnaval ini tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga memperkuat rasa kebanggaan terhadap warisan kuliner yang dimiliki oleh setiap daerah di Indonesia.
Berbagai gerobak makanan akan didekorasi dengan nuansa tradisional yang khas, mencerminkan asal daerah makanan tersebut. Misalnya, gerobak sate Madura dengan hiasan anyaman bambu dan payung khas, gerobak gudeg Jogja dengan dekorasi batik, atau gerobak pempek Palembang yang dihias dengan miniatur rumah Limas. Setiap gerobak akan menjadi daya tarik visual yang mengundang pengunjung untuk mencicipi berbagai hidangan lezat dari seluruh penjuru nusantara.
Karnaval bisa menampilkan berbagai pertempuran heroik yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Misalnya, pertempuran Surabaya 10 November 1945 yang dikenal sebagai Hari Pahlawan.
Adegan ini akan memperlihatkan semangat juang arek-arek Suroboyo yang gigih melawan tentara Sekutu. Dengan menggunakan properti seperti senjata tradisional, seragam pejuang, dan kendaraan perang, adegan ini akan menggambarkan betapa kerasnya perjuangan rakyat Surabaya dalam mempertahankan kemerdekaan.