10 Kemungkinan Terburuk Jika Jokowi Tak Terbitkan Perppu KPK

Ilma De Sabrini
ICW mendesak Presiden Jokowi segera menerbitkan Perppu KPK. (Foto: ig)

JAKARTA, iNews.id - Desakan terus berdatangan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera menerbitkan Perppu KPK. Menurut Indonesia Corruption Watch (ICW), ada 10 kemungkinan terburuk jika Jokowi tak menerbitkan Perppu KPK.

"ICW memandang bahwa Presiden Joko Widodo mesti cepat mengambil keputusan untuk menerbitkan Perppu. Selain itu juga ada beberapa konsekuensi logis jika kebijakan pengeluaran Perppu ini tidak segera diakomodir oleh Presiden," kata peneliti ICW Kurnia Ramadhan saat dihubungi melalui pesan singkat, Selasa (8/10/2019).

Sepuluh kemungkinan terburuk itu adalah:

1. Penindakan Korupsi akan Melambat

Kurnia menjelaskan dampak dari pengesahan RUU KPK No. 30 Tahun 2002 adalah tindakan projusticia yang diprediksi akan dihambat karena harus melalui persetujuan dari Dewan Pengawas.

Dewan pengawas dinilai menghambat dalam proses penyitaan, penggeledahan, dan penyadapan. Adanya Dewan Pengawas juga menjadi salah satu sorotan kritik dari RUU KPK.

2. KPK Tidak Lagi Menjadi Lembaga Negara Independen

Berdasarkan Pasal 3 UU KPK yang baru menyebutkan KPK merupakan lembaga penegak hukum yang independen. Namun, dengan disahkannya RUU KPK maka lembaga antirasuah itu tidak lagi menjadi lembaga yang independen. Diketahui juga nantinya pegawai KPK akan berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rumah Wamen Imipas Silmy Karim Didatangi Penyidik KPK

57 tahun lalu

Breaking News: Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

57 tahun lalu

KPK Kantongi Lokasi Wamen Imipas Silmy Karim, Minta Menyerahkan Diri

57 tahun lalu

KPK Buru Wamen Imipas Silmy Karim terkait OTT di Imigrasi Jakarta Barat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal