Viral Dugaan Pemerasan Kremasi di Jakarta Barat, Polisi Periksa 2 Saksi

Dimas Choirul
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo mengatakan penyelidikan dugaan pemerasaan kremasi masih terus dilakukan. (Foto: MNC Portal Indonesia/Dimas Choirul)

JAKARTA, iNews.id - Polisi saat ini menyelidiki dugaan pemerasan kartel kremasi yang terjadi di salah satu rumah duka di kawasan Jakarta Barat. Kabar tersebut viral dan tersebar melalui pesan yang beredar di media sosial.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo mengatakan polisi telah memeriksa pemilik yayasan dan salah seorang penyebar informasi berantai mengenai dugaan pemerasan kartel kremasi itu.

"Artinya sampai saat ini kita masih dalam tahap pendalaman atau penyelidikan untuk pastikan apa yang sebenarnya terjadi," kata dia di Jakarta, Kamis (22/7/2021).

Kendati demikian, Ady belum dapat menjelaskan secara rinci terkait kasus itu. Dia mengatakan nantinya informasi pelapor akan dijadikan acuan agar dapat menyelidiki kasus dugaan pemerasan kartel kremasi lebih lanjut. 

"Pastinya dalam kasus ini kami belum bisa sampaikan hal yang banyak karena masih proses penyelidikan," ucapnya.

Diketahui, sebuah pesan berantai tentang kuitansi kartel kremasi viral di masyarakat. Dalam kuitansi itu tertulis atas nama Martin asal Jakarta Barat. Dia mengaku diperas Rp65 juta oleh sindikat kartel kremasi untuk mengkremasi ibunya yang meninggal dunia di rumah sakit pada Senin (12/7/2021).

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
24 jam lalu

Otorita soal Ibu Kota Tetap di Jakarta: Pembangunan Terus Bergerak, Tak Mangkrak

Megapolitan
2 hari lalu

Pedagang Hewan Kurban di Jakarta Dilarang Jualan di Trotoar, Pramono: Jangan Ganggu Publik

Nasional
4 hari lalu

KPK Limpahkan 2 Berkas Perkara Bupati Pati Sudewo, Segera Disidang

Megapolitan
4 hari lalu

24.000 CCTV di Jakarta bakal Terintegrasi dengan Polda Metro Jaya untuk Deteksi Tawuran dan Begal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal