Unair Klaim Temukan Obat Covid-19, Ini Temuan BPOM

Riezky Maulana
Ilustrasi virus corona (Antara)

Hasil temuan inspeksi lain adalah adanya penggunakan obat terhadap Orang Tanpa Gejala (OTG). Padahal, kata dia, merujuk protokol yang berlaku, OTG tidak perlu diberikan obat dan tentunya itu memengaruhi validitas hasil riset tersebut.

"Kemudian ada OTG yang diberikan obat, padahal kan sesuai dengan protokolnya OTG tidak perlu diberikan obat. Kita harus mengarah pada penyakit ringan, sedang, dan berat. Representasi masing-masing harus ada," katanya.

Temuan lain dari inspeksi obat uji klinis itu, kata Penny adalah soal hasil. Menurutnya, hasil dari obat tersebut belum menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan.

"Riset itu harus bisa menunjukkan bahwa suatu yang inrervensi memberikan hasil yang cukup signifikan. Berbeda dibandingkan terapi yang standar-standar saja. Dalam hal ini pemberian Azithromycin, itu tidak signifikan. Jadi itu perlu kita tindaklanjuti lagi," ucapnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

57 tahun lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal