Uang Kompensasi Tak Dibayar 5 Bulan, Warga Ancam Blokir Bantargebang

Rahmat Hidayat
Warga Bantargebang ancam blokir truk sampah masuk TPST. (Foto: iNews)

Aspirasi warga itu disampaikan dengan menggeruduk kantor pengelola TPST Bantargebang. Massa ditemui oleh Dinas Kebersihan, Dinas Lingkungan Hidup, dan Bappeda Pemerintah Kota Bekasi serta perwakilan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.  

Kepala Satuan Pelaksana Sampah Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Rizky Febrianto mengatakan, selama ini uang kompensasi sampah ke warga berjalan lancer. Akan tetapi, untuk lima bulan ini tertunda lantaran Pemkot Bekasi belum mampu memenuhi persyaratan administrasi pencairan uang kompensasi ke warga. Bahkan, Pemprov DKI menilai Pemkot Bekasi  lambat mengurus administrasi tersebut.

“Kami sendiri juga mendorong Pemprov DKI untuk mempercepat dan lebih fleksibel, tetapi Pemkot Bekasi juga harus mendorong untuk kelengkapan persyaratan, khususnya dari Bappeda-nya,” kata Rizky.

Sementara itu, perwakilan dari Pemkot Bekasi, yakni Dinas Lingkungan Hidup yang turut hadir dalam pertemuan enggan memberikan komentar terkait persoalan ini.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
Megapolitan
9 jam lalu

Jakarta Mulai Gerakan Pilih Sampah Hari Ini, Pramono: Bantargebang Tak lagi Diandalkan

Nasional
1 hari lalu

Pramono soal Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah: Saya Tak Mau Setengah-Setengah!

Megapolitan
2 hari lalu

Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah Mulai 10 Mei 2026!

Megapolitan
5 hari lalu

Pemprov DKI Gandeng Danantara Bangun 2 PLTSa di Bantargebang dan Kamal Muara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal