Tawuran Berdarah Kelompok Remaja Sering Terjadi di Jabodetabek, Ini Penyebabnya

Ariedwi Satrio
Tawuran antarkelompok remaja kerap terjadi di sejumlah daerah Jabodetabek dalam beberapa waktu belakangan ini. (Foto: MPI/Dimas Choirul)

"Situasi pandemi (khususnya fase 3) yang baru saja kita hadapi membuat kita tertekan kembali. Maka, saat kondisi mulai normal, orang-orang seperti mengalami kegembiraan luar biasa," ucapnya.

Menurut mantan Komisioner Ombudsman Republik Indonesia tersebut, ada perwujudan kegembiraan yang luar biasa dari para anak muda saat situasi sudah perlahan kembali normal. Mereka meluapkan kegembiraannya dengan berkumpul dan memperkuat kekompakan antar sesama rekannya.

"Salah satu 'kegembiraan' itu terwujud dalam bentuk berkumpul, memperkuat kekompakan yg selama ini lemah (disebut in-group feeling)," tutur Adrianus.

"In-group feeling bisa timbul saat ada kelompok massa lain berpapasan dan ledek-ledekan. Tapi bisa juga musuh sengaja dicari agar kelompok kelihatan kompaknya. Ada-ada aja persoalan yang dijadikan pemicu," ujarnya.

Adrianus meminta agar ada pengawasan dan perhatian lebih dari keluarga untuk anak-anaknya. Terutama, anak laki-laki yang menjelang dewasa.

"Selayaknya keluarga lebih mengetatkan pengawasan terhadap perilaku anak-anak tanggung mereka saat di luar rumah," katanya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

24.000 CCTV di Jakarta bakal Terintegrasi dengan Polda Metro Jaya untuk Deteksi Tawuran dan Begal

57 tahun lalu

Ring Tinju di Pasar Rebo Jaktim, Remaja Hobi Tawuran Bisa Ikuti Jejak Chris John

57 tahun lalu

Pramono bakal Bangun Ring Tinju lagi di Jaktim, Klaim Bisa Cegah Tawuran

57 tahun lalu

BMKG: Waspada Hujan Lebat di Jabodetabek hingga 22 Mei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal