Tarif Puskesmas di Depok Naik 5 Kali Lipat, Wali Kota Sebut Tak Terlalu Tinggi

Muhammad Refi Sandi
Wali Kota Depok M Idris (foto: iNews Siang)

DEPOK, iNews.id - Wali Kota Depok, Mohammad Idris angkat bicara terkait tarif layanan Puskesmas di Kota Depok, Jawa Barat yang melonjak 5 kali lipat dari angka Rp2.000 menjadi hingga Rp10.000. Kenaikan itu menuai polemik di tengah publik.

Idris menilai dari sisi Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), kenaikan tarif layanan tidak terlalu tinggi.

"Kalau dari sisi UMK misalnya dari Rp2.000 ke Rp10.000 itu tidak terlalu tinggi," kata Idris dalam tayangan iNews Siang, dikutip Kamis (3/8/2023).

Idris menambahkan, kenaikan tarif layanan puskesmas juga sudah melalui kajian. Menurutnya kenaikan memang sangat dibutuhkan.

"Ini sudah melalui kajian yang panjang, maka kenaikan ini kami nilai sangat dibutuhkan," ujarnya.

Di menegaskan, aturan penyesuaian tarif melihat tingkat kesejahteraan masyarakat Kota Depok yang sudah masuk tiga besar di Jawa Barat.

"Serta melihat dari tingkat kemiskinan juga terkecil di Depok, terendah berada di 2 koma sekian persen," ucap Idris.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
3 hari lalu

Tantang 2 Bocah Makan Cabai sampai Trauma, Pria di Depok Ditangkap!

6 hari lalu

Kebakaran di TPA Cipayung Depok Berhasil Dipadamkan, Penyebab Masih Diselidiki

9 hari lalu

Pramono Minta Tarif LRT Jakarta Pegangsaan Dua-Manggarai Terjangkau bagi Masyarakat

9 hari lalu

Proyek LRT Jakarta Manggarai-Dukuh Atas Mulai Dibangun 2027, Operasional Ditargetkan 2028

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal