Untuk mengantisipasi dampak-dampak negatif tersebut, Michael mendorong agar Pemerintah berkomitmen menyediakan alokasi pendanaan khusus pusat untuk bisa menopang pembangunan Jakarta. Insentif dan pengalihan status lahan pemerintah pusat yang ada di Jakarta untuk menopang perekonomian juga perlu dikaji dan dipersiapkan.
Ia menambahkan memindahkan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur tidak otomatis berarti permasalahan Jakarta selesai. Pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik tetap masih harus dikebut.
"Ini semua butuh biaya, butuh ekonomi yang kuat di Jakarta. Tentu, Kota Jakarta harus mampu mandiri, tapi jangan sampai shock yang terjadi berdampak signifikan terhadap Jakarta. Pemerintah pusat tetap perlu berperan dan tidak melepas kekuatiran yang ada di Jakarta begitu saja,” tutup Michael.