"Jadi gambarannya adalah nanti anak-anak ini kita berikan tugas yang kita libatkan juga orang tuanya agar dapat bersama-sama mengerjakan tugas dan belajar bersama tentang antikorupsi sehingga masyarakat dapat teredukasi dengan baik bagaimana mewujudkan Kota Tangerang yang antikorupsi dan berintegritas," lanjutnya.
Pengukuhan 300 guru tersebut juga disaksikan Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata yang hadir bersama Roadshow bus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kehadiran bus ini untuk mengedukasi masyarakat mengenai ciri-ciri dan pencegahan korupsi yang biasa terjadi di masyarakat.
“Ini kan yang hadir mayoritas ribuan guru-guru, kami mau guru-guru memberikan pendidikan antikorupsi, jadi nanti saat Indonesia emas 2045, generasi yang dididik hari ini, sudah memasuki dunia kerja, dunia demokrasi, bisa sukses tanpa korupsi,” ujarnya.
Dia juga berpesan, bila menemukan praktek tindak pidana korupsi, seperti suap, mark-up harga, ataupun bentuk gratifikasi jabatan lainnya, masyarakat juga bisa langsung melaporkannya ke KPK.
“Karena kan yang OTT begitu, kita juga dapat laporannya dari masyarakat,” katanya.