Sejarah Pembangunan Pelabuhan Tanjung Priok hingga Asal Usul Penamaannya

Inas Rifqia Lainufar
Sejarah pembangunan pelabuhan Tanjung Priok (Foto: Sindonews)

Berlanjut di tahun 1921, pembangunan pelabuhan III kembali dilakukan, Walaupun sempat terhenti dan kembali dilaksanakan pada 1929, pelabuhan tersebut akhirnya selesai dibangun pada 1932 dengan panjang kade 550 meter di sebelah barat.

Saat masa penjajahan Jepang, pelabuhan Tanjung Priok diambil alih dari Belanda dan dikuasai oleh Djawa Unko Kaisya yang berada di bawah Kaigun atau Angkatan Laut Jepang. 

Sayangnya, kondisinya saat itu rusak parah akibat penyerangan oleh Belanda pada 7 Maret 1942.

Karena itulah, Jepang berinisiatif untuk memperbaiki kondisi pelabuhan dan fasilitas yang rusak. Mereka menggerakkan tenaga Romusha untuk melakukannya.

Lantas, mengapa dinamakan ‘Tanjung Priok’?

Terdapat banyak versi mengenai asal mula penamaan ‘Tanjung Priok’. Namun pada dasarnya, nama pelabuhan ini terdiri dari dua kata, yakni ‘tanjung’ dan ‘priok’.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Kemenhut Bongkar Perdagangan 100 Satwa Dilindungi asal Papua, 2 Oknum Aparat Ditangkap

1 bulan lalu

Purbaya Sidak ke Tanjung Priok, Cek Biang Kerok 3.100 Kontainer Menumpuk

8 bulan lalu

Pelindo Terima Kunjungan Danantara, Tegaskan Kesiapan Layani Angkutan Nataru

9 bulan lalu

Tersesat di Tanjung Priok, 3 Bocah Cikarang Bekasi Diantar Polisi Sampai ke Rumah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal