Namun, korban dan rekannya diduga mendapatkan penganiayaan beberapa seniornya. Hingga akhirnya, korban mengalami luka dan harus diinfus.
"Selasa malem digebukinnya, abis digebukin satu setengah jam itu anak saya pingsan waktu keluar ruangan itu. Jadi udah gitu dikasih tahu sama kepala asramanya. Saya ditelepon pagi-pagi dikasih tahu anak saya pingsan lagi diinfus di klinik," terangnya.
Dari situ lah, dugaan penganiayaan itu diceritakan kepada sang ibu. Hingga akhirnya, kejadian itu pun langsung dilaporkan ke Polsek Cibungbulang.
"(Korban) sudah mendingan cuma masih ada rasa pusing bekas benturan, belum bisa makan ulu hatinya sakit, bab masih berdarah, tangan masih bengkak, kepalanya masih ada darah kering," tuturnya.
Terpisah, Kapolsek Cibungbulang Kompol Zulkernaidi membenarkan bahwa pihaknya telah mendapatkan laporan terkait kasus dugaan penyaniayaan tersebut.