PWNU Jakarta Soroti Kemacetan Ekstrem di Tanjung Priok: Macet Panjang Merugikan Masyarakat

Komaruddin Bagja
PWNU Jakarta Soroti Kemacetan Ekstrem di Tanjung Priok (Foto: Istimewa)

Jika opsi tersebut tidak memungkinkan karena struktur BUMN yang tertutup, Husny menyarankan pembentukan entitas baru, misalnya Port of Jakarta, sebagai bentuk joint venture antara pemerintah pusat dan Jakarta yang dapat dikelola langsung oleh Pemda DKI melalui BUMD atau skema kemitraan strategis lainnya. 

"Bukan tanpa alasan, sebab kita tahu bahwa bibir pantai di Pelindo 2 itu asset Pemda Bank DKI Jakarta. Bisa dibayangkan berapa banyak kapal yang berlabuh setiap harinya dan berbayar," katanya.

Terakhir, Husny mengapresiasi permintaan maaf Gubernur Jakarta Pramono Anung meskipun kemacetan bukan kesalahan gubernur tersebut. 

"Kemudian terjadi permintaan maaf dari seorang Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Nah justru ini kita mengapresiasi sikap permohonan maaf pak gubernur ini, ini bentuk sikap ksatria seorang pemimpin yang sedang berempati kepada warganya yang mengalami kesulitan," pungkasnya.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Masih Berlaku! Tiket KRL di Jalur Tanjung Priok Hanya Rp1, Bisa Main ke JIS

57 tahun lalu

Pramono: Jakarta Masih Macet, tapi Transportasi Umum Lebih Aman dan Nyaman

57 tahun lalu

Antisipasi Macet Imbas Demo, Seluruh KA Jarak Jauh Berhenti di Stasiun Jatinegara

57 tahun lalu

Awas Macet! Polisi Imbau Masyarakat Hindari Kawasan GBK Akhir Pekan Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal