Pramono Ungkap Pemprov Rutin Bersihkan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta: Saya Minta Tak Diekspos

Danandaya Arya Putra
Pembasmian ikan sapu-sapu di Kali Cideng, Jakarta (dok. Pemprov Jakarta)

Peneliti Ahli Muda BRIN, Triyanto, menjelaskan, dalam sistem ekologi, setiap spesies memiliki peran dan pengontrol alami dalam rantai makanan. Ketika salah satu komponen hilang, maka populasi spesies tertentu bisa melonjak drastis.

"Populasi predator alaminya harus seimbang juga yang mampu bisa mengontrol si ikan sapu-sapu ini," ujar Triyanto dalam diskusi di kantor BRIN, Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2026).

Dia mengibaratkan kondisi ini seperti hubungan antara predator dan mangsa di alam liar. Jika predator menghilang, maka populasi mangsa akan berkembang tanpa kendali. Hal inilah yang kini terjadi pada ikan sapu-sapu di Jakarta.

Lebih lanjut, Triyanto menyoroti fakta bahwa ikan sapu-sapu bukanlah spesies asli Indonesia. Sebagai spesies invasif, ikan ini tidak memiliki musuh alami di ekosistem sungai lokal, sehingga mampu berkembang biak dengan sangat cepat dan mendominasi habitat.

"Karena dia memang bukan asli di Indonesia dan punya karakter unik, tetap harus ada campur tangan manusia sebagai manajerialnya," ujarnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Megapolitan
6 jam lalu

153 Pasar di Jakarta Diwajibkan Pilah Sampah sebelum Dikirim ke Bantargebang

Megapolitan
7 jam lalu

Pramono Siapkan Infrastruktur Dukung Program Pilah Sampah di Jakarta

Buletin
1 hari lalu

Semarak CFD Perdana Rasuna Said, Warga Berolahraga Ada Juga Nonton Panggung Hiburan

Megapolitan
1 hari lalu

Pramono: CFD Rasuna Said Rutin Digelar Mulai Juni 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal