Dugaan sementara, kata Pramono, para siswa keracunan setelah mengonsumsi spageti. Untuk lebih jelasnya, Pramono meminta menunggu hasil laboratorium.
"Korban terdampak memang diduga dari makanan spagetinya, diduga. Tapi saya tidak mau berandai-andai nanti biar laboratorium," ucapnya.
Setelah menjenguk para korban, Pramono menyebutkan kondisi mereka berangsur-angsur membaik usai menjalani perawatan.
Sementara itu, biaya para korban ini akan ditanggung BPJS bagi yang terdaftar.
"Yang tidak tercover oleh BPJS Kesehatan, BGN menyatakan akan bertanggung jawab untuk itu," ujar Pramono.