Pramono Kenang Kelahiran Hari Santri: Kebetulan Saya Terlibat 

Muhammad Refi Sandi
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dalam acara perayaan Hari Santri di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Rabu (22/10/2025). (Foto: Istimewa)

"Itulah yang menjadi cikal bakal, kenapa kemudian saya melihat dalam persoalan sekarang ini, peran serta santri, pondok pesantren, para kiai untuk membangun bangsa ini, saya yakin, kapanpun akan diperlukan," ujarnya.

Dia juga menegaskan pentingnya peran santri sebagai penjaga moral bangsa sekaligus motor penggerak peradaban dunia.

“Hari Santri lahir dari napas perjuangan ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” ucapnya. 

Pada peringatan bertema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia” ini, Pramono menekankan, peringatan Hari Santri tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum meneguhkan kembali jati diri santri sebagai agen perdamaian, pelopor kemajuan, dan benteng moral bangsa.

“Santri memiliki enam kekuatan utama, yaitu iman, ilmu, amal, akhlak, persatuan, dan perjuangan. Enam hal ini harus terus dijaga sebagai landasan dalam mengawal kemajuan bangsa dan Kota Jakarta,” ujar Politisi PDIP tersebut.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menteri LH Ajak Pramono Garap Perdagangan Karbon Bantargebang: Potensinya Ratusan Miliar Rupiah!

57 tahun lalu

Jokowi bakal Safari ke Jateng, PDIP: Jangan Sombong Ganti Kandang Banteng Jadi Gajah

57 tahun lalu

Kontribusi Ekonomi Jakarta ke PDB Nasional Naik Jadi 16,67 Persen, Pramono: Fondasi Semakin Kuat

57 tahun lalu

Jakarta Naik ke Peringkat 53 Kota Global, Pramono: Ungguli Washington DC dan Abu Dhabi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal