Pramono Kaji Usulan Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp5.000, Transjabodetabek Rp10.000

Danandaya Arya Putra
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengkaji tarif Transjakarta naik jadi Rp5.000 dan Transjabodetabek Rp10.000. (Foto: Dok. Transjakarta)

Sebelumnya, selain usul kenaikan tarif baru, DTKJ juga mengusulkan tarif langganan bagi pengguna Transjakarta. Ketua DTKJ Sugihardjo menyampaikan tarif langganan ini mengadopsi skema yang diterapkan di berbagai negara. 

Dia menuturkan, bila Pemprov DKI Jakarta menyetujui tarif Transjakarta menjadi Rp5.000 sekali perjalanan (Trans-Jakarta Non BRT, BRT dan Mikrotrans), maka pelanggan bisa mendaftar biaya langganan sebesar Rp200.000 untuk sebulan.

“Kalau tarif normal Rp5.000 berangkat dan Rp5.000 pulang, sebulan sekitar Rp250.000. Nah kalau menggunakan tarif langganan, kami mengusulkan ada diskon 20 persen sehingga cukup membayar Rp200.000,” kata Sugihardjo kepada wartawan, Jumat (3/7/2026).

Selian tarif langganan bulanan, DTKJ juga mengusulkan adanya tarif mingguan. Namun terkait nominal tarif mingguan ini, pihaknya masih harus melakukan pembahasan mendalam.

“Tarif langganan mingguan atau dua mingguan juga akan kami usulkan. Tetap ada potongan harga, meski kemungkinan besar tidak sebesar paket bulanan. Besarannya masih akan dibahas,” ucapnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pramono bakal Bangun 11 Rusun Baru di Jakarta, Ini Daftar Lokasinya  

57 tahun lalu

Pramono bakal Perpanjang Jam Operasional KRL-Transjakarta ke JIS saat Nobar Final Piala Dunia 2026

57 tahun lalu

Pramono Resmikan Mayapada Hospital Jakarta Timur, Bakal Jadi Rumah Sakit Ibu dan Anak

57 tahun lalu

DTKJ Usul Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp5.000, Pramono: Segera Diputuskan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal