Polres Kota Tangerang Dalami Kasus Dugaan Penyekapan Puluhan Pekerja

Aimarani
Petugas Polres Metro Kota Tangerang mengamankan 31 pekerja yang diduga korban penyekapan. (Foto:iNews)

Puluhan pekerja tersebut direkrut dari berbagai daerah untuk menjual alat-alat dan produk kesehatan. Selanjutnya, mereka dikumpulkan di mess untuk mendapat pelatihan dari seniornya kepada calon pekerja.

“Kita masih lakukan pemeriksaan secara intensif, karena juga menyangkut produk-produk kesehatan. Nanti 1X24 jam kita kembalikan,” katanya.

Menurut Deddy, meskipun tindak pidana penyekapan tidak terjadi, penyidik tetap menyelidiki terkait legalitas perusahaan dan izin edar produk kesehatan yang dijual. Selain itu, polisi juga mendalami terkait kasus mempekerjakan anak di bawah umur.

“Ada dua orang masih di bawah umur, meraka 17 tahun. Tetapi kami masih memeriksa, apakah mereka sudah bekerja atau masih calon pekerja,” ucap dia.

Saat ditanya terkait dugaan pemerasan terhadap calon pekerja. Deddy mengatakan, untuk uang Rp12 juta yang disetorkan calon karyawan bagian syarat rekruitmen. Jadi, calon pekerja memang diminta uang Rp12 juta untuk membeli produk dan menjadi member. Sisanya, untuk biaya seragam dan lain-lain selama pelatihan.

“Kita melihat memang faktanya bertolak belakang dengan laporan masyarakat, sebenarnya bukan tindak pidana pemerasan, tetapi atas persetujuan calon. Ada pembayaran member, pembelian produk Rp8 juta, ada pelatihan, seragam dan sebagainya,” kata Deddy.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Metro Pastikan Penutupan Jalan untuk Presiden Jerman Hanya Situasional

57 tahun lalu

585 Personel Kepolisian Kawal Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman Frank-Walter di Jakarta

57 tahun lalu

Sarang Judi Berkedok Timezone Dibongkar, Raup Omzet hingga Rp2,1 Miliar per Bulan

57 tahun lalu

Polisi Tangkap 3 Pelaku Curanmor di Jaksel, Sita Pil Diduga Ekstasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal