Polisi Tangkap 9 Anggota Sindikat Pemalsu Meterai dan Sita Rp10 M

Irfan Ma'ruf
Polisi menunjukkan barang bukti yang diamankan dari sindikat pemalsu meterai di Mapolda Metro Jaya, Rabu (20/3/2019). (Foto: iNews.id/Irfan Ma'ruf)

Setelah berkoordinasi dengan Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri), dipastikanlah bahwa meterai itu memang palsu. Selanjutnya, polisi terus menyelidiki untuk mencari keberadaan sindikat pemalsu itu.

Pada Februari 2019, polisi menangkap dua tersangka dalam jaringan pemalsu meterai berinisial ASR dan DK di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat. “ASR berperan sebagai penyablon dan menjual meterai palsu di situs online. Sementara, tersangka DK perannya sebagai kurir yang mengirimkan paket meterai palsu melalui jasa ekspedisi,” ungkap Wahyu.

Polisi langsung memeriksa kedua tersangka dan mengembangkan kasus tersebut, sehingga pelaku lain berinisial SS pun ditangkap di daerah Depok, Jawa Barat. Selain itu, sosok berinisial ASS yang bertugas mencari bahan baku dalam pembuatan meterai palsu tersebut juga dibekuk di Kota Bekasi.

“Beberapa tersangka kami tangkap juga, masing-masing berinisial ZUL, RH, SF, dan DA di daerah Jakarta Timur. Tersangka ZUL dan RH yang mencetak dasar meterai palsu menggunakan mesin offset. Sementara SF berperan sebagai pembuat hologram dan DA sebagai kurir,” ujar Wahyu.

Polisi menangkap tersangka terakhir berinisial R di wilayah Jakarta Timur. Dalam sindikat, sosok R bertugas melubangi meterai palsu.

Para tersangka kini mendekam di balik jeruji besi dan dijerat dengan pasal berlapis, yakni Undang-undang Republik Indonesia Nomor 13 tahun 1985 tentang Bea Meterai, Pasal 253 dan Pasal 257 KUHP, dengan ancaman 7 tahun penjara.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Megapolitan
1 hari lalu

Lebaran Betawi Digelar Besok, Pengendara Diminta Hindari Jalan Sekitar Lapangan Banteng

Megapolitan
2 hari lalu

Polda Metro Jaya Ungkap 1.883 Kasus Narkoba dalam 3 Bulan, 2.485 Orang Jadi Tersangka

Nasional
3 hari lalu

Pengacara Roy Suryo Cs Tegaskan Tak Ada Aliran Dana: Itu Hoaks untuk Alihkan Pembuktian Ijazah

Seleb
3 hari lalu

Dokter Richard Lee Batal Diperiksa Polda Hari Ini, Alasannya Mengejutkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal