Mereka divonis dengan hukuman seumur hidup, kecuali seorang pelaku anak yang dihukum 8 tahun penjara.
Putusan itu lebih ringan dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) dengan hukuman mati. Dakwaan jaksa menyebutkan, kasus rudapaksa dan pembunuhan itu terjadi di lahan kosong belakang bangunan showroom mobil seberang SMP Negeri 11 di Jalan Perjuangan Majasem, Kampung Situgangga, Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.
Para pelaku secara bersama-sama melakukan perbuatan dengan sengaja dan terencana merampas nyawa orang lain. Setelah itu, para pelaku membuang korban ke jalan layang dengan tujuan keduanya dianggap korban kecelakaan.
Adapun pelaku pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon adalah sekelompok geng motor.