Perkembangan Kasus Covid-19 Mengkhawatirkan, Kota Bekasi Terapkan PPKM Mikro Darurat

Abdullah M Surjaya
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi saat meninjau RSUD Kota Bekasi. (Foto: Abdullah M Surjaya).

”Nah kan pasiennya membeludak, BOR-nya melewati batas kewajaran, sementara kapasitas kita rumah sakit saya sudah minta 75 persen untuk Covid, 25 persen unutk non-Covid,” ucapnya.

Menurutnya, delapan tenda triase yang didirkan di halaman parkir RSUD Bekasi hingga kini masih dipenuhi pasien yang mengantre untuk mendapatkan ruang perawatan. Kondisi, kata dia semakin mengkhawatirkan dengan banyaknya tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19.

”Saya selaku kepala daerah mengambil inisiatif menetapkan (kondisi) kedaruratan. Darurat itu apa ukurannya? Pasiennya bertambah, kapasitas pelayanan kesehatannya terganggu, nakes banyak yang terpapar (Covid-19), sampai dengan proses pemakaman, maka saya tetapkan di Kota Bekasi, PPKM Mikro Darurat,” katanya.

Dia menyampaikan, dalam PPKM Darurat ini, tempat usaha hanya diizinkan beroperasi hingga pukul 20.00 WIB.”Jam operasional kan sudah ditargetkan, sama pemerintah enggak boleh lebih dari pukul 20.00 WIB, sepanjang dia tak melanggar prokes sebenarnya enggak ada masalah,” katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Daftar Korban Kecelakaan Maut Truk di Bekasi: 1 Orang Tewas, 9 Luka-Luka

57 tahun lalu

Korban Kecelakaan Maut di Bekasi Bertambah: 1 Tewas, 6 Luka-Luka

57 tahun lalu

Detik-Detik Mengerikan Truk Tabrak Sejumlah Motor di Bekasi, Terobos Lampu Merah

57 tahun lalu

Truk Hantam Sejumlah Motor di Bekasi Diduga gegara Rem Blong, 1 Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal