Pemprov DKI Pastikan Masih Nihil Kasus Virus Lato-Lato pada Hewan Ternak Jelang Iduladha

Muhammad Refi Sandi
Pemprov DKI Jakarta memastikan masih nihil kasus virus 'lato-lato' atau Lumpy Skin Disease (LSD) pada hewan ternak di Jakarta menjelang Hari Raya Iduladha 2023. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan masih nihil kasus virus 'lato-lato' atau Lumpy Skin Disease (LSD) pada hewan ternak di Jakarta menjelang Hari Raya Iduladha 2023. Hal itu disampaikan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Pemprov DKI.

"Mudah-mudahan tidak Ada. Iya (masih nihil kasus virus 'lato-lato')," kata Kepala DKPKP DKI, Suharini Eliawati, Jumat (2/6/2023).

Eli menjamin kesehatan dan keamanan bagi masyarakat dalam berkurban dengan pengawasan dan pemeriksaan hewan kurban sejak di tempat penjualan. Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta menerapkan Peraturan Menteri (Permen) Pertanian Nomor 17 Tahun 2023 untuk prosedur lalu lintas hewan kurban yang masuk ke wilayah DKI Jakarta. 

"Dalam rangka menjamin kesehatan dan keamanan masyarakat dalam berkurban, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas KPKP melaksanakan kegiatan pengawasan dan pemeriksaan hewan kurban di tempat penampungan/penjualan hewan kurban di wilayah DKI Jakarta," ujarnya.

Selain itu, Eli pun menyebut pihaknya juga melakukan komunikasi informasi dan edukasi (KIE) kepada penjual hewan kurban di Jakarta untuk mencegah penularan penyakit hingga penerapan biosecurity. 

"Petugas juga melakukan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) kepada pemilik/penjual hewan kurban terkait pencegahan penularan penyakit hewan, penerapan biosecurity, dan pelaporan jika ditemukan adanya dugaan kasus penyakit hewan menular," ucap Eli.

Lebih lanjut, Eli mengatakan kelayakan tempat penjualan hewan kurban juga menjadi perhatian termasuk kandang karantina dan isolasi.

"Penilaian kelayakan tempat penampungan/penjualan hewan kurban terkait fasilitas penunjang seperti atap peneduh, pagar pengaman, kandang karantina dan isolasi, penampungan limbah serta area disposal juga menjadi poin pengawasan petugas," tuturnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Megapolitan
5 hari lalu

Rano Karno Minta Maaf Perbaikan Jalan Rusak di Jakarta Dicicil

Megapolitan
11 hari lalu

Pramono Buka Suara soal Syuting Film Lisa BLACKPINK di Kota Tua

Megapolitan
12 hari lalu

Pramono soal Kemacetan Ibu Kota: Ada 4 Juta Orang Masuk ke Jakarta di Pagi Hari

Nasional
14 hari lalu

Eks Direktur WHO Minta Indonesia Serius Cegah Masuknya Virus Nipah dari India!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal