"Mungkin juga baru pertama kali nanti di Bundaran HI akan dipasang penjor," ucap Pramono, dikutip Minggu (8/3/2026).
Sebagai kota multikultur dan multietnik, dia menilai sudah selayaknya Jakarta memberikan ruang bagi siapa pun untuk mengekspresikan keyakinan dan tradisinya.
"Itulah menunjukkan bahwa Jakarta keberagaman menjadi hal yang keseharian kita. Karena memang Jakarta ini multikultur, multietnik, dan semuanya harus mendapatkan ruang, tempat untuk bisa mengekspresikan apa yang mereka yakini," katanya.