Mengubah Limbah di Ibu Kota Jadi Kenang-kenangan yang Bermakna

Ahmad Islamy Jamil
Sejumlah produk kerajinan yang dihasilkan oleh Artha Betawi Craft. (Foto: Ayi Fatmawati)

“Kami lalu mencoba untuk memanfaatkan dan membuat kerajinan kayu suvenir yang berciri  khas Jakarta,” tutur Ayi kepada iNews.id, Selasa (1/2/2022).

Ayi menjelaskan, nama “Artha” yang dia sematkan pada UMKM ini berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti harta atau kekayaan. “Dalam pengertian yang lebih luas, nama itu dapat diartikan sebagai harta atau kekayaan dari suku Betawi yang harus dilestarikan,” ujarnya.

Lewat usaha yang dia rintis, perempuan itu berusaha memperkenalkan, mencapai visi dan misi, serta melestarikan budaya tradisional lewat hasil karya kriya yang bisa diterima oleh kalangan yang lebih luas.

Di bengkel seninya yang terletak di Jalan Terogong Nomor 22 RT 003 RW 006 Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Ayi mempekerjakan tiga karyawan. Dua di antaranya bekerja di bagian pengolahan kayu. Sementara satu orang lagi kebagian tugas menjahit.

Dalam sebulan, pendapatan rata-rata yang diraup Ayi dari penjualan kerajinan tersebut mencapai Rp8 juta. Namun, selama pandemi Covid-19, jumlahnya sempat menurun drastis jadi Rp1 juta–Rp2 jutaan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kapolri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026, Dukung UMKM Berdaya Saing Global

1 hari lalu

Perindo Dukung Perpres Ojol Jadi Payung Penguatan UMKM Digital dan Kesejahteraan Pengemudi

8 hari lalu

Dukung UMKM Go Global, Bank Mandiri Bawa Produk Binaan Masuki Pasar Internasional

11 hari lalu

Rano Karno Pertimbangkan PRJ 2027 Digelar 1,5 Bulan, Sambut Perayaan 500 Tahun Jakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal