Kronologi Pengeroyokan Kakek oleh 5 Pemuda hingga Tewas di Cakung 

muhammad farhan
Konpers Pengeroyokan Kakek di Cakung (Foto: MNC Portal)

Zulpan melanjutkan, teriakan maling itulah yang memprovokasi warga sekitaran Cakung untuk terlibat. Sejumlah pengendara roda dua lainnya pun ikut berbondong-bondong mengejar hingga berhenti sekitar pukul 02.00 WIB. 

"Ini lah yang mengakibatkan banyaknya kendaraan bermotor lain yang bersimpati pada teriakan salah satu pelaku ini sehingga secara beramai-ramai mengikuti mengejar mobil korban. Sampai berakhir di TKP akhir, yaitu di Jalan Pulo Kambing, Cakung Jakarta Timur dengan melakukan tindak pidana pengeroyokan," tambahnya. 

Diketahui, keluarga korban didampingi kuasa hukum menjelaskan keterangan latar belakang kepergian korban dalam konferensi pers di Rumah Duka Grand Heaven, Jalan Pluit Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (24/1/2022). 

Menurut keterangan keluarga, Almarhum Wiyanto Halim meninggalkan rumah tanpa izin. Anak mendiang Wiyanto Halim, Bryana mengkonfirmasi kepergian ayahnya dari rumah tanpa sepengetahuan keluarga. 

"Nggak (izin keluar rumah), karena biasanya papa cuma pergi sebentar ke satu tempat pulang, atau nggak, biasanya pergi beli apa pulang. Nggak sampai yang begini malam," katanya.

Sedangkan, Kuasa hukum korban pengeroyokan, Freddy Yoanes Patty membeberkan kekejaman pengeroyokan tidak sampai pemukulan semata. Namun hingga korban meninggal dunia.

"Tidak selesai sampai pembunuhan sekalipun HM sudah meninggal dunia, jenazahnya masih diteriaki dan dipaksa makan kerupuk oleh para pembunuh tersebut. Sungguh perbuatan biadab orang yang sudah nyata meninggal dunia masih diperlakukan seperti itu," ujar Freddy.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
9 hari lalu

Pramono Resmikan Mayapada Hospital Jakarta Timur, Bakal Jadi Rumah Sakit Ibu dan Anak

27 hari lalu

Pria Ditangkap usai Perkosa Anak 12 Tahun di Cakung, Sempat Kabur lewat Atap Rumah

1 bulan lalu

Tok! Kakek 61 Tahun di Swedia Divonis Penjara gegara Paksa Istri Layani 120 Pria

1 bulan lalu

Terungkap! Motif Upaya Penculikan Kakek 70 Tahun di PIK Dipicu Dendam Asmara Tak Direstui

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal