Anggota Linmas setempat, Pitung, yang berada di lokasi kejadian mengatakan seluruh korban merupakan pemain seni Sisingaan yang ikut dalam arak-arakan khitanan.
“Korban ada tujuh orang, semua langsung tidak sadarkan diri,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).
Menurut dia, tidak ada warga sekitar yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut karena seluruh korban berada di atas kendaraan odong-odong.
“Semua korbannya pemain seni Sisingaan, tidak ada yang dari warga,” katanya.
Pitung menjelaskan, insiden bermula ketika satu pemain mencoba mengangkat kabel yang melintang di jalan. Sengatan listrik kemudian menjalar ke pemain lain yang berada di dekatnya.