Kepala Badan Pengelola Aset Daerah DKI Jakarta Mengundurkan Diri

Komaruddin Bagja
Kepala Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta, Pujiono mengundurkan diri dari jabatannya. (Foto: ilustrasi/Antara)

Sayangnya, banyak aset daerah yang status fisiknya tidak ditemukan. Ketika fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) ingin diambil alih oleh Pemprov DKI Jakarta, hal itu tak dapat dilakukan dan akhirnya aset tak terinventarisasi.

"Contoh, perumahan A harus menyerahkan fasos-fasum kepada negara dengan hitungan sekian. Tapi ini kadang-kadang sudah bertahun-tahun tidak juga diserahkan. Karena sudah terlalu lama, si pengembang sudah tidak ada di situ lagi. Bisa jadi perusahaannya sudah bangkrut atau ganti nama. Pada akhirnya, APBD tidak bisa masuk ke fasos-fasum yang belum diinventarisasi aset DKI," ujarnya.

Dia pun menyarankan agar pejabat pengganti harus memiliki keterampilan mengelola aset DKI Jakarta. 

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
4 hari lalu

Daya Tampung TPST Bantargebang Menurun, Tumpukan Sampah Menggunung di Sejumlah Titik Jakarta

5 hari lalu

Kepala BPS Ungkap Sensus Ekonomi 2026 di Jakarta Tembus 45,17%

14 hari lalu

PM India Narendra Modi bakal Kunjungi Indonesia 6-8 Juli 2026, Ini Agendanya

21 hari lalu

Logo 5 Abad Jakarta Diluncurkan, Pramono: Simbol Kota Global

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal