Hingga akhirnya, korban dan temannya bertemu. Tetapi, karena dari kelompok masing-masing tidak mengetahuinya sehingga mengira adalah musuh.
"Sebenernya itu nanti akan bersatu gitu lah, bukan lawan, tapi karena gak tahu ini akan jadi temennya gitu begitu dari kejauhan itu ngacung-ngacungin seakan mereka juga sama melihat korban ini lagi kumpul oh mungkin musuh kali," terangnya.
Korban pun panik dan berusaha menyelamatkan diri berboncengan dengan temannya. Setibanya di jalan menikung, motor korban menabrak pohon.
"Pada kabur pakai motor. Pas belokan, si korban melihat (menengok) ke kanan ke temannya dia gak tahu kalau motornya nabrak pohon, pohonnya gede motornya (melaju) kenceng," kata Yunli.
Dalam kejadian itu, korban mengalami luka-luka dan meninggal dunia sesampainya di rumah sakit. Sedangkan, satu orang lainnya dilaporkan kritis.
"Gak meninggal dunia di tempat, ngorok katanya temennya yang angkat mah. Di rumah sakit udah meninggal dunia. Jadi memang meninggalnya akibat laka tunggal. Tidak ada luka bacok," katanya.