Kasus Kematian Mahasiswa UKI Dihentikan, Dokter Ungkap Hasil Autopsi

Jonathan Simanjuntak
Ilustrasi jenazah (dok. istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Polisi menghentikan kasus kematian mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) bernama Kenzha Erza Walewangko (22) lantaran tidak memenuhi unsur pidana. Dokter forensik mengungkap temuan autopsi tubuh korban.

Dokter Forensik RS Polri, Arfiani Ika Kusumawati menjelaskan, ada temuan alkohol dalam tubuh korban. Temuan alkohol itu berada di lambung dengan dosis tinggi dan di darah dengan dosis rendah.

"Itu berarti korban tersebut mengonsumsi alkohol yang dalam jumlah besar yang dia menurunkan kesadarannya," kata Arfiani, Jumat (25/4/2025).

Arfiani menilai, kadar alkohol itu memang tak menjadi penyebab langsung kematian korban. Namun, alkohol berperan dalam penurunan kesadaran korban.

Dari hasil penyelidikan polisi, terdapat temuan Kenzha terjatuh dengan kepala berada di bawah. Afriani menilai, pengaruh alkohol tinggi ini membuat Kenzha tak mampu untuk bangun.

Afriani juga menjelaskan adanya luka yang berada di kepala korban. Luka terbuka itu diduga berasal dari jatuhnya Kenzha.

"Kalau orang dengan kesadaran yang baik pasti akan otomatis bangun tapi korban tersebut di dalam pengaruh alkohol yang sangat besar. Jadi dia tidak bisa bangun secara seperti orang kalau tidak dalam kondisi pengaruh alkohol tinggi," ujar dia.

"Jadi makanya saya pikir meninggalnya adalah karena mekanisme dia susah bernapas," tambahnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Buletin
2 hari lalu

Hector Souto Yakin Timnas Futsal Indonesia Siap Hadapi Iran di Final Piala Asia

Buletin
2 hari lalu

Gempa Pacitan Magnitudo 6,4 Tewaskan 1 Warga, Sejumlah Rumah Rusak

Buletin
2 hari lalu

KPK Tangkap Ketua dan Wakil PN Depok, Total 7 Orang Diamankan

Buletin
3 hari lalu

Tragedi Siswa SD di Ngada Meninggal Gantung Diri, Sang Ibu Ungkap Cerita Terakhir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal