Jusuf Kalla: Kalau Banjir Jangan Marahi Gubernur Jakarta, Marahi Diri Sendiri

Danandaya Arya Putra
Gubernur Jakarta Pramono Anung (kiri) dan Ketua PMI Jusuf Kalla meninjau kerja bakti serentak di Jaktim (foto: Danandaya Arya)

"Karena itu kita minta kepada seluruh warga Jakarta bertanggung jawab pada rumahnya masing-masing. Artinya semua selokan di muka rumahnya, apakah kantornya, apa rukonya, harus dia bersihkan, harus bersih sendiri. Kalau tidak, banjir kena dampaknya ke kita sendiri," sambungnya.

Dia pun mengusulkan agar Pramono menerbitkan aturan soal larangan membuang sampah sembarangan. Aturan ini menurutnya telah diberlakukan di negara seperti Singapura dan Amerika Serikat.

"Jadi, orang-orang yang punya rumah besar, harus bersihkan di muka rumahnya. Kalau ndak, didenda. Nanti Pak Wali Kota yang bikin aturannya," sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pramono mengaku akan mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) terkait kebersihan atau larangan buang sampah sembarangan. 

"Pak JK, apa yang tadi Bapak sampaikan, nanti Pemerintah DKI Jakarta akan segera membuat Pergub untuk mengatur lebih rinci, lebih detail tentang hal tersebut," ujar dia.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Megapolitan
9 jam lalu

Kali Ciliwung di Menteng Dibersihkan usai Ramai Disorot, Pramono: Semakin Diviralkan, Makin Baik

Nasional
13 jam lalu

Jubir JK soal Video Viral Pernyataan Mati Syahid: Terpotong dan Diberi Narasi Melenceng

Nasional
14 jam lalu

Duduk Perkara JK Dilaporkan ke Polda Metro gegara Pernyataan Mati Syahid

Nasional
14 jam lalu

Jubir Buka Suara usai JK Dilaporkan ke Polisi terkait Pernyataan Mati Syahid

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal